Hari raya telah usai. Bapak² dan emak² mungkin sedang merasakan pengeluaran yang luar biasa, hingga rasa gelisah mulai menghantui.
Dalam situasi ini, ada baiknya kita merenungkan sabda Rasulullah SAW berikut:
إِنَّ مَفَاتِيْحَ الرٍّزْقِ مُتَوَجِّهَةٌ نَحْوَ العَرْشِ، فَيُنْزِلُ اللهُ تَعَالَى عَلَى النَّاسِ أَرزَاقَهُمْ عَلًى قَدْرِ نفَقَاتِهِم، فَمَنْ كَثَّرَ كُثِّرَ لَهُ، وَمَنْ قَلَّلَ قُلِّلَ لَهُ
Sesungguhnya kunci² rejeki itu menghadap ke arah Arasy, lalu Allah turunkan rejeki² itu kpd manusia sesuai kadar (kebutuhan) nafkah mereka.
Barangsiapa banyak kebutuhannya, maka akan diperbanyak rejekinya. Dan barangsiapa sedikit kebutuhannya, maka sedikit pula rejekinya.
Karena itu, kita tidak perlu susah apalagi gelisah. Semua sudah memiliki jatah masing² dari Allah SWT.
Jadi rumusnya begini; Semakin banyak pengeluaran kita, semakin banyak pula rejeki yang akan kita terima. Rejeki kita sudah tertakar tidak akan pernah tertukar.
Doa saya.. Smg kawan² yg membaca tulisan ini rejekinya bertambah deras dan berkah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar