Jumat, 13 Maret 2026

Candi Prambanan


Candi Prambanan adalah kompleks candi Hindu terbesar dan termegah di Indonesia yang dibangun sekitar tahun 850 Masehi oleh raja-raja dari Dinasti Sanjaya, terutama oleh Rakai Pikatan dan kemudian disempurnakan oleh Raja Balitung Maha Sambu pada masa Kerajaan Medang Mataram. Pembangunan candi ini dimaksudkan untuk menghormati Trimurti, tiga dewa utama dalam agama Hindu: Brahma (dewa pencipta), Wisnu (dewa pemelihara), dan Siwa (dewa pemusnah). Candi ini merupakan simbol kebangkitan kekuasaan Dinasti Sanjaya dan menunjukkan fokus kerajaan yang kembali pada agama Hindu dari sebelumnya Buddhisme Mahayana.Menurut Prasasti Siwagrha yang ditemukan di sekitar Prambanan, candi ini awalnya bernama Siwagrha yang berarti "Rumah Siwa," dan ukurannya yang besar serta arsitekturnya menunjukkan kemegahan seni dan budaya Jawa kuno. Kompleks candi Prambanan mengalami kehancuran akibat bencana alam seperti gempa bumi dan letusan Gunung Merapi, serta perpindahan pusat pemerintahan yang membuatnya terlantar. Candi ini ditemukan kembali oleh seorang Belanda bernama C.A. Lons pada tahun 1733 dalam keadaan reruntuhan yang ditumbuhi semak belukar. Proses pemugaran candi dilakukan secara bertahap mulai masa Hindia Belanda hingga masa kemerdekaan Indonesia dan terus berlanjut hingga kini.Candi Prambanan juga dikenal dengan legenda Roro Jonggrang yang menceritakan kisah seorang putri yang dikutuk menjadi arca sebagai pelengkap jumlah candi yang belum selesai dibangun dalam satu malam oleh Bandung Bondowoso, seorang raksasa pembangun candi.Secara keseluruhan, Prambanan bukan hanya situs religius tapi juga lambang sejarah politik dan kebudayaan kerajaaan Hindu di Jawa kuno yang sangat penting di Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ngadirogo

Catatan: Afifudin bin H. M. Saleh Bin Tafsir Anom